WhatsApp Blokir 2 Juta Akun di India karena Penyalahgunaan Platform

WhatsApp Blokir 2 Juta Akun di India karena Penyalahgunaan Platform

WhatsApp telah memblokir 2,07 juta akun di India pada Agustus 2021 untuk mengatasi penyalahgunaan dan mencegah perilaku berbahaya pada platform itu. Aplikasi pesan itu mengungkapkannya dalam laporan transparansi terbaru yang diterbitkan untuk mematuhi aturan Information Technology atau Intermediary Guidelines and Digital Media Ethics Code 2021.

Laporan tersebut juga menuliskan bahwa WhatsApp mengkonfirmasi total 420 jenis permintaan pengguna diterima di bulan Agustus. Dari jumlah itu, 222 meminta banding larangan, 105 menanyakan dukungan akun, dan 76 laporan diterima mengenai produk dan dukungan lainnya.

Ada 17 laporan yang diterima WhatsApp terkait keamanan juga. Dari 222 banding larangan yang diterima, hanya 41 akun yang ditindaklanjuti.

Selain menanggapi keluhan pengguna, WhatsApp juga memiliki alat sendiri untuk mencegah perilaku berbahaya di platform itu. Alat ini mendeteksi penyalahgunaan pada tiga tahap gaya hidup akun—saat pendaftaran, selama pengiriman pesan, dan sebagai tanggapan atas umpan balik negatif, dalam bentuk laporan dan pemblokiran pengguna.

Pada bulan Juli, WhatsApp menambahkan bahwa India sendiri menyumbang 25 persen dari semua akun yang dilarang di dunia. Dibagikan bahwa rata-rata global adalah sekitar 8 juta akun yang dilarang per bulan, artinya larangan di India (sebagian besar karena masalah pengiriman pesan massal atau spam) menyumbang sekitar seperempat dari semua larangan di dunia.

Sebagai informasi, pada periode 16 Juni-31 Juli, WhatsApp memblokir total 3,027 juta akun. Sebelumnya, WhatsApp melarang 2,011 juta akun di India antara 15 Mei-15 Juni.

Ragil UtamiTidak ada yang baru di bawah matahari. Semuanya sudah dilakukan sebelumnya.

Posting Komentar untuk "WhatsApp Blokir 2 Juta Akun di India karena Penyalahgunaan Platform"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *