Ganasnya Kebakaran Hutan Kini, Malam-malam Tetap Berkobar

Ganasnya Kebakaran Hutan Kini, Malam-malam Tetap Berkobar

Udara malam di Amerika Serikat sebelah barat kini terukur lebih panas dan kering, yang membuat lebih sulit menghentikan kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu. Sejumlah petugas pemadam memberi kesaksian kalau api membara hingga malam, dan paginya menjadi lebih kuat daripada peristiwa-peristiwa kebakaran sebelumnya.

Riset terbaru mengkonfirmasi kesaksian itu dan menemukan adanya perubahan yang sangat dramatis pada udara malam hanya dalam beberapa dekade. Mengeringnya udara malam, atau defisit tekanan uap air, telah meningkat tajam dalam 40 tahun terakhir—bahkan hingga sebesar 50 persen di atas rata-rata defisit tekanan uap air pada 1980-an di Sierra Nevada selatan.

“Saya terkejut—ini tidak biasa mendapati perubahan data geofisika yang dramatis,” kata Andrew Chiodi, peneliti dari University of Washington, AS, yang melakukan riset tersebut dalam pernyataannya di awal bulan ini. Chiodi dan timnya mempublikasikan hasil risetnya itu dalam jurnal Geophysical Research Letters pada 15 Juli 2021.

Cuaca panas, kering memanggang lanskap, menciptakan lebih banyak ‘bahan bakar’ untuk kebakaran hutan dan lahan bertahan lebih lama. Biasanya, suhu udara di wilayah Amerika Serikat bagian barat turun menjadi sedikit lebih dingin dan bertambah lembap setiap malam. Vegetasi menyerap sebagian udara basah itu, membuatnya tak mudah terbakar.

Biasaya pula, kondisi seperti itu akan memberi petugas pemadam kesempatan untuk menarik napas pada malam, atau memberi mereka kesempatan untuk bergerak mendahului api yang melambat. Seperti dituturkan Chiodi, malam adalah waktu yang penting dalam manajemen kebakaran hutan dan lahan.

“Ketika api tak bisa berkembang pada malam, petugas pemadam berkesempatan untuk beristirahat, menggerakkan peralatan, dan menyusun strategi,” kata Chiodi. Tapi kini, dia menambahkan, “Mereka kehilangan kesempatan itu.”

Pada Rabu malam, 4 Agustus 2021, misalnya, Dixie Fire tumbuh eksplosif sepanjang malam. Api melumat sebagian besar wilayah Kota Greenville, kota yang pernah terkenal dengan tambang emasnya di California. “Kita kehilangan Greenvlle malam mini,” seperti dikatakan Doug LaMalfa, anggota parlemen Amerika dari Partai Republik dalam unggahannya di Facebook 5 Agustus 2021.

Saat itu dilaporkan kalau api tetap aktif—dan bahkan di beberapa titik sangat aktif—sepanjang malam dan terus begitu pada malam berikutnya.

Dixie adalah sebutan untuk wilayah di Amerika Serikat bagian selatan. Dixie Fire bermula dari California Utara pada Juli lalu. Per Jumat 14 Agustus 2021, kebakaran telah membumi hangus empat wilayah seluas hampir 210 ribu hektare, termasuk di dalamnya dua hutan nasional dan satu taman nasional. Per Jumat itu, kobaran api baru berhasil dikurangi 31 persen.

LaMalfa selama ini skeptis terhadap perubahan iklim dan dampaknya. Tapi bukti semakin kuat menunjukkan musim kebakaran hutan California tumbuh semakin lama dan semakin intensif seiring dengan pemanasan global. Pada 2020 adalah rekor luasan hutan dan lahan yang terbakar dalam satu musim. Luasannya bertambah dua kali lipat daripada rekor sebelumnya.

‘Kami melihat perilaku api yang benar-benar menakutkan…Kami memiliki banyak veteran petugas pemadam yang telah bertugas selama 20, 30 tahun dan belum pernah melihat perilaku seperti ini,” kata Chris Carlton, supervisor di Plumas National Forest saat memberikan perkembangan terkini dari Dixie Fire pada 5 Agustus lalu. Saat itu Carlton melukiskan perilaku itu sebagai ekstrem.

Sementara ada faktor-faktor lain yang belum dipahami para peneliti, perubahan iklim diyakini berperan dalam membuat kebakaran bisa tetap membara setiap malam. Suhu udara rata-rata di California telah meningkat lebih cepat daripada kenaikan suhu rata-rata global. Bahkan kenaikan suhu udara yang terjadi pada malam lebih tajam daripada kenaikan suhu udara siang.

Malam-malam yang kini lebih panas juga terjadi di bagian lain di dunia. Di Turki, api kebakaran hutan tak terkendali hingga akhirnya menjamah pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batu bara pada malam yang sama Dixie Fire melalap Greenville.

Ragil UtamiTidak ada yang baru di bawah matahari. Semuanya sudah dilakukan sebelumnya.

Posting Komentar untuk "Ganasnya Kebakaran Hutan Kini, Malam-malam Tetap Berkobar"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *